| Tentang Kami | Sejarah | Kegiatan Bidang | Semua Bisa Berperan | Event | Links | English |
![]() |
YAYASAN
KANKER INDONESIA PENGURUS PUSAT |
Satu tonggak sejarah YKI yang pantas dibanggakan sekaligus disyukuri, yakni berdirinya Sasana Marsudi Husada di JI. Lebak Bulus Tengah no. 9 Cilandak, Jakarta, pada tahun 1982 sebagai tempat pemondokan bagi pasien kanker dan daerah di luar Jakarta yang sedang berobat jalan. Di tempat yang sama dilaksanakan pula Pelayanan Konsultasi secara cuma-cuma dan pengambilan Pap smear dengan biaya rendah.
Selain itu, meski dengan jumlah dana yang terbatas, sejak tahun 1987 YKI memulai Program santunan obat sitostatika bagi pasien kanker tidak mampu dengan persyaratan khusus yang ditetapkan. Saat ini santunan per bulan diberikan kepada 160 - 200 kunjungan, 40 % diantaranya untuk pasien anak-anak. Pada tahun 1990 suatu program baru dilaksanakan sebagai pengembangan dan yang sebelumnya, yakni Penyaluran obat-obat sitostatika dengan harga pokok di YKI dengan izin dan Departemen Kesehatan. Pada tahun yang sama telah dilakukan pembangunan gedung baru berupa Pusat Diagnostik Dini oleh YKI Pusat dengan fasilitas lengkap yang juga terletak di Lebak Bulus Tengah No. 9, Cilandak, Jakarta Selatan.
Fasilitas yang terdapat di Pusat Diagnostik Dini ini antara lain:
Di YKI Wilayah telah pula didirikan klinik-klinik deteksi dini dan Sasana Marsudi Husada antara lain di Bandung, Semarang, Surabaya, Palembang, Banjarmasin, Ujung Pandang, dan DKI Jakarta. Pada April 1996 dirintis Program Hospice Home Care yaitu kunjungan rumah kepada penderita kanker terminal jika pengobatan sudah tidak dapat menghasilkan kesembuhan. Tujuan program ini adalah meningkatkan kualitas hidup pasien terminal dengan memperhatikan aspek bio-psiko-sosiokultural. lnti program ini merupakan suatu keterpaduan antara upaya medis, sosial, psikologis dan spiritual sesuai dengan kebutuhan dan dilaksanakan oleh suatu tim yang terdiri dan dokter, paramedis, psikolog dan relawan. Program Reach to Recovery yang diadopsi dan UICC mulai diperkenalkan pada April 1997, merupakan suatu perkumpulan para eks pasien kanker payudara yang memberikan informasi dan dukungan moril kepada pasien kanker payudara yang baru didiagnosis dan akan atau sedang menjalani pengobatan. Sejak Maret 2000 telah dibentuk Indonesian Ostomy Association (InOA) untuk pasien-pasien penyandang stoma ("ostomate"), baik stoma di leher maupun stoma di perut. Dalam keadaan krisis ekonomi dimana sangat sulit mendapatkan kantong stoma (stoma bag), seorang dokter ahli bedah digestif yang sangat peduli dengan keadaan mi berupaya mendapatkan sumbangan kantong stoma. Maka sejak Desember 1999, YKI mendapat sumbangan kantong stoma dan FOW (Friend of Ostomy Worldwide)-Project SHARE -USA, dan sumbangan berikutnya dan FOW-Project SHARE - Canada. Kegiatan lnOA antara lain : mendistnibusikan kantong stoma (ileostomy/colostomy/urostomy bag) kepada para ostomate yang membutuhkan, terutama yang kurang mampu; mengadakan pertemuan berkala antar ostomate, membenikan informasi dan dukungan moral & medis yang diperlukan oleh pasien sebelum dan sesudah operasi untuk meningkatkan kualitas hidup ostomate; mendirikan klinik stoma; melaksanakan kursus perawat stoma, melaksanakan kursus singkat untuk dokter-dokter dan kursus bicara bagi ostomate laryngectomy. Sejak tahun 2001, YKI memulai Program Santunan Biaya Pengobatan untuk penderita Kanker Leher Rahim yang ditemukan pada stadium pra kanker dan dini.
|
Indonesian
Cancer Foundation - Yayasan Kanker Indonesia Pengurus Pusat Jalan DR. Sam Ratulangi 35 Jakarta 10350 Phone : (021) 3152606, 3152603, 3920568 - Fax : (021) 3108170 E-mail : ykipusat@rad.net.id |